Ingin Menjadi Arsitek?? Pikirkanlah Kembali..

Arsitek?? Apa yang dapat anda bayangkan ketika mendengar sebuah profesi yang bernama arsitek?? Pasti yang anda pikirkan adalah seseorang yang mendesain sebuah rumah sehingga tampak sesuai dengan hati para pengguna jasa. Ya, itu adalah sedikit tentang arsitek. Seorang Arsitek, sebetulnya tidak hanya melakukan hal itu saja. Mereka juga bisa mendesain apapun yang memiliki ruang. Contohnya taman, interior, rumah, dan lain lainnya. Seorang Arsitek juga adpat mengambil alih pekerjaan sipil, elektro, dan lain lainnya. Jadi kebayang bukan bagaimana hebatnya seorang Arsitek??

Namun semua itu tidak mudah dicapai. Untuk menjadi seorang arsitek, tentunya anda harus menempuh pembelajaran kuliah di teknik arsitektur di suatu universitas. Kesulitan bukan hanya pada banyaknya orang yang ingin menjadi arsitek sehingga menyulitakan anda untuk dapat masuk dalam universitas tersebut. Namun, setelah anda berhasil masuk kedalam teknik arsitektur, masih banyak lagi hal yang harus di pertimbangkan yaitu sebagai berikut:

1 . Keyakinan

Keyakinan disini bukanlah keyakinan dalam beragama, namun yakin dalam mengambil angkah, yakin dalam membuat keputusan. kenapa seperti itu? Itu karena nantinya kita harus bisa yakin dengan desain kita, yakin dengan tarikan garis kita, yakin engan segala hal. pokoknya dihati harus mantep!!

2. Lamanya Kuliah

Singkat saja, sulitnya menempuh kuliah di fakultas teknik yaitu banyak mengulang. sulitnya mendapat nilai baik dalam semua tugas.

3. Peralatan Kuliah

Berikut akan saya tunnjukkan barang yang harus dimiliki seorang calon arsitek. Ingat, CALON.

– Penggaris yang bagus

Disamping ini adalah penngaris yang sering digunakan, karena mudah mendapatkan siku – siku dan mudah untuk malakukan pengukuran panjang pada siku – siku.

Harga penggaris disamping yang asli sekitar Rp 130.000,- dan  untuk yg kualitas biasa Rp 46.000,-

Saya sarankan untuk menggunakan yang asli, karena saat menggunakan penggaris dalam gambar teknik, biasanya dosen juga menginginkan kebersihan pengerjaan. Kekurangan dari yg kualitas biasa adalah mudah mengotori kertas gambar. Namun, jangan takut dahulu. Masih bisa di siasati dengan menbersihkan penggaris menggunakan pembersih wajah. Cara tersebut sedikit mambantu..🙂

– Rapidograph

Kalo yang satu ini tidak ada bajakannya. Hargga untuk satu set Rapidograph berisar antara Rp 300.000,- hingga Rp 700.000,- tegantug merk rapido anda dan dimana anda membelinya tentu..🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

– Meja gambar

Ini adalah alat KUNO. Namun alat ini membantu seorang calon arsitek dalam menyelesaikan tugasnya. Harganya berkisar antara Rp 4.000.000,- hingga Rp 7.000.000,000

 

 

 

 

 

– Komputer atau Notebook

Komputer yang baik unsuk seorang calon arsitek sebetulnya tidak harus yang memiliki spek tinggi. Saya perah menemukan laptop dengan merek dell seharga 4jutaan dan saya kira sudah mampu untuk menggambar teknik. Yang terpenting sudah memiliki VGA Card yang cukup ( ATI Radeon, GeForce, Microsoft ), Prosesor yang bagus ( Dual core keatas), Memory RAM yang bagus ( 2GB keatas), dan Hard disk yang luamayan besar ( 160GB keatas ). Hal yang telah saa paparkan tersebut adalah spesifikasi minimal. dan anda bisa mendapatkannya dengan harga 4 juta keatas. Sedangkan untuk spesifikasi yang bagus berkisar antara 7 juta hingga 20 jutaan.

Bagaimana menurut anda?? Sudah siapkah menghadapi semua ini?? Namun jangan khawatir, semua itu tidak akan terpakai jika anda sudah menjadi arsitek. Tinggal komputer saja yang anda gunakan. Hoho🙂

Perihal Eza
Aku adalah seorang calon arsitek yang bercita-cita mendirikan sekolah dan rumah sakit untuk kalangan atas hingga kalangan miskin..

6 Responses to Ingin Menjadi Arsitek?? Pikirkanlah Kembali..

  1. faris mengatakan:

    hebat hebat… kalo bisa disertakan argumen dari arsitek senior juga yang banyak biar sekalian dapet ilmu sekaligus makan garam hehe

  2. Indah CW mengatakan:

    Seorang ARSITEK yg sebenarnya hanyalah profesi didunia nyata yang jg sama dengan profesi2 lainnya seperti dokter, pegawai bank maupun pedagang buah.
    Hanya saja tingkatan kesulitan memang berbeda. Namun perlu diingat pula. Setiap manusia terlahir di dunia ini sebagai Arsitek atas dirinya dan orang lain. Mendesain pola dan gaya hidup seperti apa kelak hidupnya. Memberi pengaruh pula terhadap orang lain. Well, tergantung individu masing2, ingin menjadi arsitek yg baik atau tidak. Ingin berpengaruh baik atau buruk terhadap diri sendiri maupun org lain. Yang penting, tanggung jawabnya yah😀

    Tapi, nice info tulisannya za🙂

    • Eza mengatakan:

      thanks ndah, ini lagi blajaran.. hoho*
      yang jelas arsitek harus mempunyai modal yang banyak..
      lagi kuliah aja udah ngabisin duit ndah..
      duitmu abis ndak?? hahaha*

  3. faris mengatakan:

    @ indah CW

    jadi kesimpulannya hargai lah setiap pekerjaan dan jangan pernah meremehkannya..
    LHA AKU?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: